Wanita Karier Vs IRT
Lihat di media sosial akhir-akhir ini ramai terdengar perdebatan antara wanita karier vs IRT dalam mengasuh anak. Masing-masing memiliki pendapat yang berbeda, dari berbagai sudut pandang. Memangnya kenapa sich harus diperdebatkan?
Seorang wanita saat sudah menjadi ibu, secara otomatis akan memiliki naluri tentang anaknya. Kebutuhannya, apa yang diperlukan, makanan, dan banyak lainnya. Jika dia menjadi seorang pekerja, maka ada kewajiban lain yang harus dipenuhi selain mengurus anak dan suaminya. Tentu kewajiban dalam pekerjaannya. Pikirannya senantiasa terbagi antara kepentingan dengan keluarga juga dengan pekerjaan. Hasil akhirnya, anak akan dititipkan di penitipan anak, atau pun dalam asuhan anggota keluarga yang lain. Bagi kita, pihak lain yang melihat akan tersirat rasa tak tega terhadap si anak. Begitu mudahnya memberikan "hak pengasuhan" kepada orang lain. Tetapi sadarkah bahwa wanita karier itu yang juga seorang ibu terkadang harus menghadapi dilema dalam bathinnya?
Dia telah berusaha untuk mencapai posisi yang saat ini berhasil dia raih. Telah banyak yang dia korbankan, akhirnya dengan mengatasnamakan masa depan anak dan keluarga kelak, dia tetap memilih bekerja. Tapi apa itu salah?
IRT, Ibu Rumah Tangga, yang akhirnya beberapa waktu ini dianggap sebagai profesi yang diisikan dalam kolom pekerjaan di KTP. Bagi beberapa orang mungkin adalah pekerjaan mulia namun tidak bagi yang pihak yang lain. Apalagi jika sang ibu adalah sarjana, entah S1, S2 atau mungkin S3. Bisa jadi, kita juga tidak tahu. Entah apa yang ada dalam pikirannya hingga memilih mengasuh anaknya dan meninggalkan karier yang mungkin bisa digenggamnya.
Ibu ini memiliki rasa sayang yang mungkin tidak bisa ditangkapp oleh orang lain. Baginya melihat moment gigitan pertama, langkah pertama, atau kata pertama adalah suatu hal yang teramat penting baginya. Karier bisa dilalui dengan tanpa keluar rumah, karier bisa diraih dengan berbagi cerita keberhasilannya mengabadikan moment saat bersama si kecil. Itu adalah karier yang ada dalam bayangan ibu, IRT.
Tulisan ini hanya sekedar ulasan, tidak bermaksud memihak kepada siapapun. Karier atau IRT itu adalah pilihan yang hanya
#BerkaryaUntukKeabadian
#OneDayOnePost #MenulisSetiapHari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar