Senin, 24 Oktober 2016

Ini kisahku



Episode Areta & Marita
                                               
Bekal dalam setiap Aktifitas

                Setiap aktifitas yang dilakukan harus ditunjang persiapan yang baik. Tenaga dan pikiran adalah mutlak dibutuhan. Bonusnya, kita bisa melakukan aktifitas dengan baik dan susah terserang penyakit. Sebagai ibu, memberikan yang terbaik adalah sebuah kewajiban. Termasuk dalam pemenuhan gizi anak, salah satunya dengan menyiapkan bekal sarapan setiap hari.
            Saat belajar, anak memerlukan energy yang lebih. Tujuannya agar bisa menerima pelajaran yang disampaikan, serta bisa beraktifitas sesuai dengan kebutuhan. Aku selalu membiasakan kedua putriku untuk sarapan setiap pagi. Areta harus menghabiskan sarapan yang sebagian besar terdiri dari protein, sayuran serta susu. Adapun Marita mulai kuperkenalkan makanan yang sama seperti kami tapi dengan porsi yang lebih sedikit. Tak lupa menu yang kusiapkan setiap hari selalu berganti. Aku saja suka bosan menyiapkan menu yang sama setiap hari, apalagi anak-anak.
            Tiap awal bulan, aku selalu mencoba menulis menu apa yang mungkin akan aku berikan pada anak-anak. Berulang itu tak masalah ang penting tidak berlangsung sama dalam 3 atau 4 hari. Kalo sudah bosan, alamat tak satupun makanan di meja akan disentuh.
            Hal ini juga berlaku untuk suamiku. Bahkan dalam beberapa hal aku harus menyiapkan menu special, kenapa? Karena menu dan penyajiannya terkadang jelas berbeda dengan anak-anak. Setiap hari memikirkan menu yang berbeda membuatku perlu menyiapkan buku khusus. Mencatat dari internet atau bertanya pada ibu dan mertua. Jangan pernah takut untuk bertanya saat kita memang tidak memahami sesuatu. Mungkin ada rasa malu juga tetapi demi keluarga apapun akan dilakukan.
            Jangan pernah anggap remeh tugas seorang ibu ya. Menyiapkan segala hal, dan memastikan semuanya berjalan baik, itu adalah hal yang utama. Selamat berjuang.

#BerkaryaUntukKeabadian #OneDayOnePost #MenulisSetiapHari

Perjalanan Baru akan segera dimulai

Lama tidak menulis, telah membuat hatiku teriris.
Betapa tidak banyak pelajaran berharga yang kemudian hanya melintas tanpa sempat aku bagikan kepada orang lain.
Seakan ada sesuatu yang hilang.
Perjalanan ku akan kembali dimulai.
Ada kisah Areta dan Marita yang ingin aku bagi.

Senang rasanya saat aku bisa membaca kisah mereka. Mungkin bagi yang pernah membaca akan merasakan seolah keduanya ada, namun tidak. Kisah ini adalah kisah yang ku buat bersama keponakan-keponakan ku yang lucu.

Aku selalu berharap menghadirkan tokoh keduanya dan semoga akan berhasil. Tentag kisah keseharian yang penuh kejujuran dan tanpa kebohongan.

Mengenai Saya

Foto saya
rame, suka ngobrol