Minggu, 20 November 2016

Quick Tips of The Day - Manfaat Kulit Jeruk (Part 1)



 Siapa yang tak suka buah jeruk?

Buah berbentuk bulat berwarna kuning segar dengan aroma yang hmmm. Pasti membuat hidung kembang kempis. Dialah Jeruk alias orange alias.... (apa lagi ya, entahlah). Aroma dan kesegaran buah imut ini selalu bikin badan yang awalnya lemes jadi bergairah lagi. Bergairah karena manisnya, karena asemnya atau bahkan karena kecrutan si kulit jeruk yang kalo di penyet atau dikupas akan keluar cairan dari pori-pori kulitnya (ih... kayak kulit muka siapa itu keluar cairannya...)

Jeruk dari dullu sudah diyakini memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Meskipun selain jeruk masih ada beberapa jenis buah lain yang juga memiliki kandungan vitamin C melebihi buah jeruk. Tapi hari ini yang kita bahas adalah Kulit Jeruk (Loh kok malah kulitnya....?)

Tak banyak orang tahu bahwa kulit jeruk memiliki banyak kegunaan. Bukan hanya aroma terapi tapi ada manfaat lain disana. Apakah itu... Ini dia liputannya.

1. Sebagai pembersih dapur.
Jeruk memiliki kemampuan maksimal untuk membersihkan kotoran di dapur anda. Caranya dengan menyandingkan jeruk dengan cuka. Kulit jeruk di rendam dengan larutan cuka untuk membuat larutan pembersih dapur yang ampuh

2. Sebagai penambah aroma pada makanan atau kue 
Caranya dengan memarut kulit jeruk. Usahakan tipis tipis dan jangan terlalu berlebihan juga karena akan menimbulkan kesan sedikit pahit. Gunakan seperlunya saja ya...

3.  Campurkan dengan tanah di pekarangan untuk membuat kompos
Buat yang hobi bertanam. Kulit jeruk dapat membantu mempercepat proses pengomposan. (untuk lebih jelasnya tunggu postingan saya selanjutnya ya....)


4.      Letakkan di dasar tempat sampah untuk menjadi penyerap bau tidak sedap
 Aroma kulit jeruk yang aduhai juga bisa membantu mengurangi aroma tak sedap dari temapt sampat. Tapi tentu saja dibutuhkan lebih dari satu buah jeruk untuk melawan bau sampah yang aduhai... (Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuang sampah ya... dan itu juga akan ada di postingan berikutnya)

Kiranya cukup sekian informasi tentang kulit jeruk. Masih ada lagi pembahasan kulit jeruk di Part 2. Pastinya akan membuat kita sadar betapa Allah menciptakan banyak manfaat dari 1 jenis ciptaannya.

Semoga bermanfaat... Selamat membaca.... (bersambung... )

Sabtu, 19 November 2016

Quick Tips of the Day - Menyimpan Makanan di Kulkas



Setiap manusia butuh makan. Ada makanan siap saji ataupun makanan rumahan yang tentu saja adalah hasil buah tangan para ibu yang menyayangi keluarganya....(cie... cie...).

Dalam setiap kesempatan terkadang kita tidak terpikirkan menu apa yang akan kita masak pada hari itu, alhasilnya ketika bertemu dengan "Om Sayur" alias tukang sayur alias "Mlijo" atau apapun di tempat kalian. Langsung laper mata melihat aneka bahan yang entah kapan akan diolah menjadi menu baru.... Hmmm nyummy itu bayangan kita saat merogoh dompet mengeluarkan berlembar-lembar recehan untuk membayar belanjaan kita.

Begitu sampai di rumah, lagi-lagi kita terpana. Aduhai ternyata banyak nian belanjaan yang kita beli. Ujung-ujungnya akan menjadi penghuni baru di dalam "peti es". Hmmmm numpuk lagi kata suami tercinta.

Demi menyelamatkan bahan-bahan masakan ini, kita pun akhirnya menguyel-uyel dalam freezer. Pokoknya masuk dech... Tapi ada juga yang harus dipikirkan. Setiap tempat dalam kukas memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing. Biarlah dia bekerja sebagaimana mestinya.

Tak perlu berpanjang kata lagi. Diantara semua bahan yang paling urgent agdalah dari golongan lauk-pauk dan sayuran. Namun kali ini saya akan memberi tips bagaimana menghadapi makanan dari bahan lauk pauk ini.

Simak terus ya....

1. Pisahkan terlebih dahulu bahan makanan ini seperti ikan dengan jenisnya, kumpulan para daging, atau ayam dan bagian tubuhnya
2. Untuk jenis ikan, sebelum disimpan terlebih dahulu cuci dengan bersih. Bersihkan sisiknya, keluarkan insangnya dan isi perutnya dan potong sesuai selera
3. Untuk jenis ayam, bersihkan bulu yang mungkin masih tersisa. Keluarkan jerohannya seperti ampela, hati, jantung dll. Jika suka tempatkan ditempat lain atau jika tidak suka boleh dibuang. Potong perbagian tepat di sendi-sendinya agar mudah memotongnya. Masukkan dalam kantong sesuai kebutuhan atau porsi sekali masak
4. Untuk jenis daging, jika daging tersedia dalam jumlah yang besar. Maka potong menjadi ukuran kecil atau sesuai kebutuhan dan masukkan dalam plastik untuk sekali masak. Hal ini dimaksudkan agar daging tidak keluar masuk kulkas berkali-kali.

Kenapa Begitu???

- Jenis lauk-pauk yang dicampur menyimpannya akan mengakibatkan mudah terkena bakteri. Apalagi jika bahan makanan tersebut tidak dicuci terlebih dahulu. Mikroba akan mudah sekali hinggap.
- Jerohan ikan atau ayam jika tidak dikeluarkan dari tubuh ikan atau pun ayam merupakan sumber bakteri. Kecuali pada ayam, jika dicuci masih bisa dikonsumsi jika suka. Jika tidak pun bisa di buang karena dalam jerohan banyak terdapat kolesterol dan penyebab asam urat.
- Makanan sebaiknya disimpan dalam porsi sekali masak. Hal ini dikarenakan makanan yang masuk ke freezer dan dalam kondisi beku memerlukan waktu untuk meleleh. Pada waktu inilah bakteri akan cepat tumbuh. Karena itu jika makanan ditempatkan hanya untuk satu porsi masakan maka akan dapat meminimalisir mikroba yang mungkin tumbuh di makanan yang tersisa.

Lalu ada yang penting dan harus diingat saat Mencairkan Makanan Beku....

Jangan pernah mencairkan makanan beku dengan membiarkannya pada suhu ruang atau merendamnya dengan air panas karena kuman justru dapat tumbuh dengan cepat pada kondisi tersebut

Solusi: Memindahkannya pada bagian rak kulkas kita semalam sebelumnya. Biasanya makanan beku akan meleleh sempurna jika disimpan dalam rak selama semalaman. Jangan lupa untuk memberi alas pada makanan tersebut agar air lelehannya tidak mengotori kulkas anda.

Semoga tips ini bermanfaat... Salam Memasak....

Mengenai Saya

Foto saya
rame, suka ngobrol