Ada Makna di setiap Penciptaan
“Penciptaan makhluk di dunia ini bukanlah tanpa maksud. Bahkan seekor nyamuk pun bisa memberi rezeki bagi orang lain”
Ngung…ngung. Plak apa yang kita lakukan?
Nyamuk suka menggigit kita, tidak peduli saat terjaga
ataupun terlelap. Saat mendengar makhluk satu ini berdengung tanpa pikir
panjang, tangan kita pun mulai beraksi. Suka jengkel, sebel dengar ocehan
myamuk yang lagi bernyanyi. Ingin menutup kuping, eh malah nyamuknya menggigit.
Seolah dia tak mau diacuhkan.
Tapi kalo dipikir-pikir, buat apa sich Allah menciptakan
nyamuk? (Pertanyaan anak TK yang tiap malam ngomel-ngomel ga bisa tidur
gara-gara nyamuk)…
Ini sich jawaban saya yang mencoba mencari jawaban dari
sudut pandang yang lain.
1.
Segi Agama
2.
Segi Ekonomi
3.
Segi Kesehatan
4.
Segi kepedulian
Kupas tuntas yuk, ada apa sich dengan nyamuk ini.
1.
Segi agama. Kebanyakan nyamuk menggigit saat
kita terlelap, terbuai dalam mimpi hingga tidak tau waktu berdetak sampai mana.
Kalo lagi terjaga sich ndak masalah, tinggal plak, kalo kena ya mati nyamuknya,
kalo ga kena ya bentol-bentol. Nah kalo nyamuknya gigit pas jam malem bisa jadi
nyamuk ini digunakan Allah sebagai perantara untuk mengingatkan kita Qiyamul
lail. Bisa juga mengingatkan kita untuk bangun shubuh. Coba bayangkan kalo
tidak ada nyamuk, tidur di kasur empuk, pake selimut hangat, Ac dinyalain full.
Brr, kayaknya merem lebih nyaman. Lalu tiba-tiba, nyamuk tanpa permisi
nyelonong. Kaget ga? Bangun ga? Meskipun sambil ngumpat-ngumpat tak urung kita
ngelirik jam. Syukur-syukur kita ingat waktu, milih bangun dan tahajjud
daripada narik selimut dan merem lagi. Tapi ya itu sich penilaian saya pribadi.
2.
Ngung… ngung, ada nyamuk berdengung. Pertama
kali yang terlintas apa? Obat nyamuk kan? Entah bakar, elektrik, ataupun
semprot (meskipun semuanya memang tidak disarankan bagi kesehatan) langsung
kita ambil dan aplikasikan. Berarti keberadaan nyamuk memberi nilai ekonomis
juga. Membuat para ahli berpikir bagaimana cara berperang denga nyamuk, membuat
sekian ribu orang bisa memberi makan keluarganya, dan jangan lupa warung-warung
kecil dipinggir jalan tetap bisa membuat dapur mereka mengebul. Itu semua
karena nyamuk
3.
Nyamuk memang menjengkelkan, terutama yang bisa
menyebabkan demam berdarah, malaria, dan yang terbaru virus Zika. Tapi ada sisi
positifnya. Kegemparan bahaya nyamuk, membuat kita menjadi lebih waspada agar
jangan sampai yang terkasih menderita sakit. Lingkungan rumah kita bersihkan,
jentik-jentik kita basmi, dan jangan sampai ada air yang tergenang. Jadi nyamuk
juga mengingakan kita untuk lebih menjaga kebersihan lingkungan
4.
Kok ada segi kepedulian? Kalo ini lebih dari
pengalaman para ibu kali ya. Saat sedang bersama si kecil, mana tega kita
membiarkan ada setitik merah menghiasi kulitnya. Pastinya kita rela begadang
semalaman, biar ga jadi korban si nyamuk. Belum lagi kalo tidurnya jadi tidak
nyenyak karena dengungan ataupun gigitan. Mana tahan. Inilah poin yang membuat
sang ibu jadi lebih peduli dengan buah hatinya.
Tuh kan? Tidak selamanya nyamuk itu merugikan, selalu ada
saja sisi positifnya. Hal ini tergantung bagaimana kita menyikapi setiap
perasalahan yang kita hadapi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar